Mahasiswa Pencinta Alam
Green Machine Spirit
Universitas Sriwijaya

Salam Lestari...!
Jarak dan waktu bukan lagi halangan, mari merajut asa serta menyulam persaudaraan melalui dunia maya.
Semoga blog ini menjadi media komunikasi, silahturahmi dan dapat membuat tali persaudaraan kita menjadi lebih erat.

24 Jun 2012

Apa itu GMS?


Kuliah adalah tujuan utama kita di kampus, tapi ini bukan satu-satunya kegiatan yang bisa kita lakukan. Selain perkuliahan formal, sangat banyak kegiatan yang ditawarkan pada Mahasiswa. Terbukti dari banyaknya spanduk-spanduk, pamflet dan brosur Acara serta Oprec (Open Recruitment) dari Organisasi Mahasiswa dan Komunitas yang ada di Kampus. Ya, kuliah bukan berarti kita hanya mengikuti perkuliahan di kelas lalu pulang ke kosan seperti yang populer dengan sebutan Kupu-kupu (kuliah pulang, kuliah pulang) atau Mahasiswa K3 (Kampus, Kantin, Kosan). Di UNSRI banyak sekali wadah tempat Mahasiswa untuk mengasah kreatifitasnya di bidang yang disukai, seperti musik, tari, bela diri, lingkungan, sosial, politik, dan adventure.

Apa itu GMS?
MAPALA GMS, singkatan dari Mahasiswa Pencinta Alam Green Machine Spirit adalah salah satu dari dua Organisasi yang berada di Jurusan Teknik Mesin Universitas Sriwijaya. Berdiri di Jurusan Teknik Mesin pada tanggal 17 Agustus 1996 oleh 20 orang mahasiswa teknik mesin dengan Visi; mengembangkan kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Sriwijaya dalam upaya pelestarian lingkungan dan aktivitas manusia, dan Misi; menampung dan mengarahkan kegiatan-kegiatan yang mengeksistensikan kepencintaalaman, baik internal maupun eksternal dalam ruang lingkup Universitas Sriwijaya.

Pendidikan dan Pelantikan MAPALA GMS
Sebagai organisasi mahasiswa yang berdiri dalam naungan UNSRI, jelas bahwa penggerak utamanya adalah mahasiswa. Maka setiap tahunnyapun selalu ada yang namanya oprec untuk mengajak mahasiswa yang berjiwa petualang, cinta lingkungan dan suka pergerakan yang dinamis bergabung dalam satu wadah.

Pendidikan dan Pelantikan MAPALA Green Machine Spirit adalah suatu bentuk kegiatan Seleksi Calon Anggota Baru yang nantinya akan meneruskan tongkat estafet kepemimpinan. Rencana Proses Pembelajaran (RPP) disusun seperti layaknya perkuliahan, hanya saja kegiatan pendidikan bersifat non formal dan menggunakan media alam sebagai tempat belajar. Pendidikan MAPALA GMS di bagi menjadi tiga tahapan, Pertama Calon Anggota akan menjalani Materi Kelas Dasar yang berlangsung di Kampus. Tahap kedua, para peserta yang lulus tahap pertama akan melakukan test Kecakapan Kegiatan Alam Bebas di Gunung Dempo, Pagaralam untuk kemudian menjadi Anggota Muda. Test Kecakapan ini berupa pendakian dan kegiatan di Gunung sesuai dengan materi yang telah didapatkan pada Materi kelas dasar. Tahap ke-3, Anggota Muda (AM) akan di tempa dalam Pendidikan Lanjutan yang kemudian berlanjut ke Pelantikan menjadi Anggota Penuh MAPALA GMS.

Apa saja kegiatan GMS?
Sejak berdiri tahun 1996 sampai dengan sekarang, sudah sangat banyak kegiatan yang dilakukan seprti Pendakian Gunung, Panjat Tebing, Susur Goa, Arung Jeram dan Pelatihan Search and Rescue. Kegiatan Sosial Masyarakat seperti baksos, aksi bersih lingkungan, kunjungan ke suku anak dalam, dan lomba untuk anak-anak Sekolah Dasar.

Selain kegiatan adventure dan sosial masyarakat, MAPALA GMS juga berorientasi pada pendidikan dan lingkungan seperti pelatihan membuat daur ulang kertas dan pelatihan fotografi lubang jarum



-Oleh Andi Hidayat (GMS.XV-XIV/AP/103)

Next Prev